skip to main |
skip to sidebar
Judul: Sistem Operasi Gratis Mandriva 2007
Serial: Belajar Sendiri
Tebal: 193 halaman
Penerbit: Dua Selaras, Surabaya
Pengarang: Mico Pardosi
Terbitan: 2007
Harga: 40.600
ISBN: 978-979-16026-2-4
Review:
Jika menginginkan sistem operasi yang handal dan berkemampuan tinggi, sementara dana cekak, Mandriva 2007 Free Edition, bisa menjadi solusinya. Namun, bagi yang belum terbiasa dengan dunia linux, ada satu phobia yang tidak beralasan akan penyakit "pegel-linux"
Buku seri belajar sendiri, Mandriva 2007 ini menjadi semacam obat yang bisa mengatasi penyakit "pegel-linux" tersebut.
Diberikan dalam tutur kata yang sederhana, gampang dipahami, sistematis, dan yang pasti, tidak bertele-tele ke sana kemari. Akibatnya, buku ini bisa diberikan applause karena gampang diikuti dan cepat dimengerti.
Sarat dengan langkah demi langkah bagaimana menginstalasi Linux Mandriva 2007 Free Edition, diikuti dengan panduan penggunaan-penggunaan aplikasi yang tersedia dalam bundelan sistem operasi tersebut (seperti Open Office, KM Player untuk audio video, K3B untuk cd burner), bahkan sampai pada bagaimana menginstalasi multi operating system dalam satu komputer (antara Mandriva 2007, Win XP dan Win Vista)
Panduan-panduan bagaimana mengkonfigurasi Desktop dan tampilan-tampilan lainnya, sehingga sesuai dengan style yang diinginkan user, sampai ke handling trash (recycled-bin kalo di Windows) dijelaskan dengan simple dan to the point.
Penulis buku ini juga tampak sangat computer-oriented, bahkan judul bab pendahuluan diganti dengan kata Baca Saya Dulu (Readme First), yang biasanya terdapat pada sertaan file-file instalasi suatu program.
Buku ini, singkatnya, sangat direkomendasikan.
Kekurangan buku ini adalah dalam beberapa bagian, masih ada bugs seperti misalnya, hal 5, dimana dikatakan FDISK.EXE digunakan untuk mempartisi dan memformat harddisk; padahal FDISK.EXE hanya bisa digunakan untuk mempartisi, sementara urusan format diserahkan pada file FORMAT.EXE.
Juga pada halaman 60, dikatakan untuk dapat mengolah file data dari suatu sistem operasi ke sistem operasi lainnya, data harus dicopy ke cd untuk kemudian barulah dipindahkan dari cd kembali ke harddisk pada saat pertukaran sistem operasi. Padahal Mandriva 2007 dan Win XP dapat saling membaca dan menulis pada harddsik yang diformat dengan sistem FAT32. Mungkin yang dimaksud penulis adalah kalau harddisk data untuk Win XP berformat NTFS, yang memang menjadi kesulitan bagi Mandriva 2007 untuk menulis ke dalamnya (membaca aja sih sudah bisa sekarang). Dengan bantuan driver tertentu, Mandriva 2007 sudah bisa menulis ke sistem NTFS juga.
Judul: 88 Trik Rahasia Google.Com
Serial: Trik Rahasia
Tebal: 152 halaman
Penerbit: PT. Elex Media Komputindo
Pengarang: Gregorius Agung, Jubilee Enterprise
Terbitan: 2007
Harga: 32.800
ISBN: 978-979-27-1167-7
Review:
Buku tipis ini, sesuai judulnya, berisikan trik-trik menarik dalam mempergunakan produk-produk yang dirilis Google. Menggunakan Google, mungkin sudah awam di seantero jagat; tetapi jika bicara soal menggunakan Google secara lebih efektif, maka buku ini menjadi sebuah berkah.
Penggunaan allinurl, allintitle, pencarian definisi, file berformat tertentu atau suatu barang dalam rentang harga tertentu, diungkap dengan metode langkah demi langkah yang sangat memudahkan bagi orang awam yang ingin memanfaatkan Google secara lebih mendalam, dengan hasil pencarian yang lebih tepat sasaran.
Buku ini juga memberikan panduan yang gampang diikuti untuk pencarian ala Google di dalam desktop (komputer kita), mengeksplorasi Picasa serta Gmail, bahkan menjadikan Google sebagai kalkulator!
Kelemahan buku ini adalah, terutama bagi pengguna komputer advance, terlalu banyak gambar untuk memandu pembacanya melakukan step-step yang sedang dibahas. Buku setebal 152 halaman ini sebenarnya bisa dikompress berkurang 30 sampai 50% nya (walaupun mungkin buku ini sebenarnya lebih ditujukan untuk pembaca dengan tingkat ketrampilan pemula). 88 Trik yang disebutkan dalam judulnya, hanya 50% saja yang merupakan trik dalam menggunakan Google.com, sementara trik-trik lainnya adalah trik untuk Google Desktop, Picasa, Gmail dan lainnya.
Judul: Galau Putri Calon Arang
Serial: Nada Baru Dongeng Klasik
Tebal: 184 halaman
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Pengarang: Femmy Syahrani dan Yulyana
Terbitan: Juli 2005
Harga: 22.000
ISBN: 979-22-1479-8
Review:
Another boring history book, membaca judulnya pertama kali, you know...Calon Arang, sejak SMA sudah dijejali dalam buku pelajaran sejarah. Paling ini kloning yang dibumbui sedikit di sini dan diwarnai sedikit di sana. Tapi, terbukti kesan pertama saya salah...
Terus terang, saya membeli buku yang kategorinya disusun ke dalam rak buku novel oleh Toko Buku Gramedia ini, karena saya ingin mengetahui cara bertutur cerita dari Ulil (nama sapaan di ym), atau Yulyana, yang berkolaborasi dengan Femmy dalam menyusun buku ini. Tetapi setelah membaca halaman pertama, kedua dan ketiga, saya malah mulai tertarik pada ceritanya.
Alurnya meluncur mulus, memperkenalkan tokohnya satu persatu secara cermat. Konflik-konflik dibangun sepanjang cerita untuk menuju ke satu titik klimaks dari berbagai tokoh, dimulai dengan penokohan karakter utama yang berbeda dari dongeng klasik yang ada selama ini, tokoh yang terpinggirkan--malah cenderung diabaikan dalam konflik antara Airlangga cq Empu Bharadah vs Calon Arang, tepatnya: Sang Putri dari Calon Arang!
Disinilah letak keunggulan tutur cerita Femmy dan Ulil, karena walaupun akhir cerita sudah diketahui (bagi yang belum, Sejarah di SMA dapat ponten berapa sih?), pembaca dibuat penasaran terus menebak-nebak peristiwa yang akan terjadi, dibuat bertanya-tanya hanya untuk mendapatkan jawabannya jika kita melanjutkan bacaan.
Jangan tertipu kesan dari paruh bagian pertama bab pertama, ini bukan novel atau sinetron remaja yang melow dan alur yang bertele-tele, karena ketika sudah membaca sampai bagian bagaimana Rakajasa, putra patih desa, yang terbakar mati tanpa sebab akibat melakukan pelecehan seksual pada Ratna--sang putri dari calon arang ini, pembaca mulai dapat merasakan, ini berbeda.
Buku ini sangat berbeda, saya malah bilang ini buku suspens psikologis. Bagian-bagian yang sudah ada dalam dongeng klasik dihilangkan, seperti peristiwa pertarungan sabung nyawa antara Empu Bharadah dan Calon Arang. Minim action, malahan setting lokasi cerita ini ada dalam jiwa manusia. Pembaca dibuat merasakan ketegangan konflik yang bahkan lebih besar dalam batin Sang Putri, yang harus memilih antara kasih terhadap bundanya atau keselamatan umat manusia, antara membantu tugas suaminya yang tercinta-Bahula tetapi dengan cara harus mengkhianati ibunya.
Pembaca akhirnya, juga dilibatkan emosi dan nalarnya untuk melihat apa yang disebut salah dan benar, adakah hitam dan putih itu, melalui jiwa Bahula, menentukan apakah yang salah adalah Calon Arang ataukah rakyat yang terkena teluh itu sendiri? Apakah yang disebut jahat itu, ketika sang pelaku melakukannya demi cinta?
Baca buku ini!
Kekurangan kecil dalam buku ini hanyalah tidak tergarap dengan baiknya emosi negatif pembaca terhadap Calon Arang. Pembaca tidak akan benar-benar membenci Calon Arang, sehingga dapat dengan tanpa retensi akan mendukung pelaksanaan tugas Bahula yang mana mengharuskan Ratna mengkhianati ibundanya. Hal ini sebenarnya dapat dengan sederhana dibangun dari gambaran yang lebih detil dalam menggarap scene-scene penderitaan yang mengerikan dari korban-korban rakyat yang terkena teluh. Tetapi mungkin inilah apa yang diinginkan oleh kedua pengarang tersebut, Calon Arang sebenarnya juga manusia.
Great book, Ulil !
Links lainnya:
Baca juga blog dari pengarangnya, Femmy, tentang buku ini
Baca juga blog terkait tentang faktor MacGuffin di blog doc_wong's celoteh